Archive for the ‘Programming’ Category

When bug is experience (SoftBuggy 2006-2007)

December 6, 2007

Motto ini aku dengan dari seseorang satu tahun yang lalu, waktu kuliah bersama konsep teknologi waktu semester 1. Terus terang saja, bagiku ini sangat berkesan dan bermakna sangat dalam. Orang komputer biasanya sangat familiar dengan istilah bug. Itu biasanya diartikan sebagai sebuah kesalahan dalam program atau algoritma tertentu, yang disebabkan ketidak telitian programmernya.

Aku suka menganalogikan hidup ini seperti membuat program. Kita punya tugas untuk melakukan sesuatu, proses itulah yang dianalogikan sebagai proses pembuatan program. Kita sering melakukan kesalahan, karena itu kita sering sekali takut membuat kesalahan ketika sedang melakukan sesuatu. Karena rasa takut itulah kita tidak berani mencoba sesuatu yang baru. Kita mengekang diri kita dengan hal-hal tersebut..

Pada akhir bulan Agustus 2006, seseorang pernah berkata padaku. Bug itu adalah manusiawi, justru orang yang tidak pernah nge-bug itu bukanlah manusia. Yang penting adalah menyediakan waktu untuk debugging. Perkataan itu sangat berkesan padaku waktu itu, bahkan hingga saat ini. Aku sangat berterima-kasih kepada orang yang mengatakan itu padaku.

Pada bulan Oktober 2007 juga, ada seseorang yang menceritakan tentang perkataan dosen Konsep Teknologinya, seorang ilmuan akan sangat senang ketika menemukan suatu rumus atau teori, tapi disisi lain dia sangat menderita mengetahui betapa khawatirnya dia kalau-kalau teori yang ditemukannya itu ternyata mengandung kesalahan, dan berusaha dengan setengah hati mencari tahu apakah ada kesalahan atau tidak….
Tapi sebenarnya ilmuan yang baik itu tidak seperti itu, ketika sedang menganalisa temuannya, dia harus bertindak seperti orang lain, dia harus beranggapan kalau temuannya itu masih mengandung kesalahan, dan sekuat tenaga mencari kesalahannya.

Sama saja seperti hidup kita, kadang kita takut mengakui kalau selama ini kita melakukan kesalahan. Kita takut jika kita melakukan kesalahan, kita takut apa yang kita praktikkan selama ini percuma. Tapi kita tidak boleh seperti itu, jangan sampai kita tersesat terus. Aku penganut prinsip worst-case dan back-tracking. Mempersiapkan sejak awal kemungkinan terburuk, tidak ragu mencoba semua hal, dan melakukan early-pruning jika jalanku sudah melenceng. Hehe..

When bug is experience, belajar dari kesalahan, aku akan berusaha melakukan yang terbaik, tidak takut membuat kesalahan, mencoba segala hal, dan tanpa terikat dan segera mengakhirinya begitu aku mengetahui hal itu buruk. Aku akan bertangung jawab untuk segala keputusanku, tidak keras kepala, dan melihat segala sesuatu apa-adanya, tidak dibiaskan oleh persepsi keliruku.

OSN VI

September 9, 2007

Pengalaman selama seminggu yang sangat berharga, meski harus ditebus dengan tidak mengikuti tiga kuis..Hehe

Aku menjadi juri OSN bidang komputer, kerjaannya sih buat-buat testcase, solusi, cari soal, mengawasi peserta dll.
Melihat perjuangan mereka aku jadi teringat kenangan dua tahun yang lalu dimana aku berjuang mati-matian untuk dapat lolos :P .

Ternyata menjadi juri itu tidaklah mudah, memberikan keadilan pada setiap peserta sangatlah sulit. Mereka datang dari berbagai daerah, ada yang berasal dari kota besar dan mendapat fasilitas belajar yang sangat lengkap, tapi ada juga yang belum pernah memakai komputer sehingga mengunakan mouse saja tidak bisa. Ketika ada yang bertanya padaku bagaimana cara men Submit program yang dibuat mengunakan web, aku mencoba untuk menjelaskan, tapi peserta yang disebelahnya langsung protes. Dalam hati aku merasa sedih, dia tidak bisa bukan karena dia bodoh, sangat wajar orang yang tidak pernah memakai internet menanyakan hal tersebut. Lagipula tujuan OSN komputer kan tidak hanya untuk mencari wakil yang akan ke IOI, salah satu tujuannya adalah mengembangkan dan menyebarkan teknologi infomasi keseluruh Indonesia. Ingin rasanya menjadi sukarelawan yang pergi kedaerah-daerah untuk mengajar mereka, tapi bagaimana dengan kuliahku, kesibukanku. Mungkin suatu saat nanti.. Hehe.. Wish Me Luck..

Persaingan memang hal yang penting dalam sebuah lomba, tidak mungkin semua orang bisa menang.. Dan bahkan tidak selalu yang terbaik yang berhasil.. Ada kalanya orang pintar di OSN malah tidak dapat medali, karena melakukan kesalahan misalnya nge’Bug’ ato sakit waktu lomba. Tapi ada juga orang yang biasa-biasa saja malah dapat medali, karena beruntung dsb ( Ada juga orang yang berspekulasi tidak mau men ‘Debug’ programnya demi mengerjakan soal lain :P ). Bagi yang kalah, jangalah terlalu merasa putus asa, dan bagi yang menang, mungkin banyak faktor keberuntungan dalam lomba kalian. Hehe. Tidak bermaksud meremehkan loh ya. Aku juga pernah mengalami banyak hal seperti itu. Selamat buat yang menang deh. Sesuai motto OSN “Datang Berkompetisi dan Jadilah yang Terbaik :P “. Bagi aku itu artinya lebih pada berbuat yang terbaik, bukan menjadi yang terbaik. Diubah aja jadi “Datang Berkompetisi dan Lakukanlah yang Terbaik”. Tapi kesannya agak jelek tuh..Hehe.. Ga jadi deh

Salah satu hal penting di OSN adalah seberapa banyak cenya.. Hehe.. Itu selalu menjadi perbincangan setiap tahun (Bagi co lo). Di Komputer, ada satu ce yang jadi perbincangan para Juri, tapi begitu tau dia ga lolos semua juri langsung kecewa.. hehe.. Tapi kekecewaan itu terobati oleh bidang lain, aku sempat kenalan dengan beberapa orang, tapi ga nanya no HPnya tuh.. Salah nih hehe..

Rekreasinya ke Taman Wisata Bahari Lamongan, suvenir yang aku beli dengan susah payah untuk seseorang yang spesial ternyata tertinggal di bus konsumsi (ada alasan mengapa disebut bus konsumsi :P ). T_T.. Akhirnya malah beli gantungan kunci OSN yang agak unik :P .

Overall, perjalanan kali ini cukup menyenangkan. “Datang Berkompetisi dan Jadilah yang Terbaik”, “TOKI Go Get Gold”.

VIVA TOKI