Archive for March, 2008

Marah.. T_T

March 14, 2008

Aku tidak tahu apa yang sedang terjadi dengan diriku.. Akhir – akhir ini aku sering merasa sedih, merasa cape dan merasa ingin marah. Padahal dulu aku selalu berpikir semua hal itu tidak berguna, sia – sia, malah menimbulkan penderitaan pada diri sendiri dan orang lain. Dulu aku sering heran mengapa orang bisa sering marah, bahwa marah itu tidak ada gunanya, dan jujur saja aku dulu menganggap diriku bukan orang yang pemarah.

Tapi akhir – akhir ini, aku sering rasanya ingin marah. Meskipun aku tau dengan jelas betapa bahayanya marah itu, aku merasakan dengan jelas betapa menderitanya diri ini ketika marah, betapa aku tidak dapat melakukan sesuatu dengan baik, aku tidak bisa belajar, berpikir. Yang ku kerjakan ketika marah hanyalah bermain game, baca komik dan lainnya. Aku sudah sering dengan tentang banyak teori melihat kemarahan secara mendalam dan penuh kesadaran, bagaimana merenungkan bahwa kita sebenarnya tidak perlu marah, dan dulu aku yakin sekali diriku memiliki semua itu, aku dalam kondisi yang stabil dimana aku hampir tidak pernah marah, dan betapa bangganya aku pada diriku karena aku malah senang dan menganggap itu sebagai latihan ketika ada hal yang tidak aku sukai dilakukan orang lain.
Tapi sekarang aku mengalami hal yang dulu kutidak mengerti, betapa orang sangat mudah marah ketika sedang menderita, dan betapa stabilnya emosiku ketika aku sedang bahagia. Betapapun ku mencoba untuk merenungkan kemarahanku ketika sedang tidak bahagia, semuanya percuma.

Tidak hanya itu, aku kadang malah sering berpikir untuk mau menang sendiri, tidak mau memikirkan orang lain, berusaha untuk membenarkan diri sendiri akan semua hal buruk yang aku lakukan, bahkan kadang – kadang sempat berpikir untuk menyakiti orang lain.
Sekarang aku menyadari hal yang diperlukan adalah ketenangan dan kejernihan untuk melihat kemarahan tersebut, dan hal tersebut tidak bisa aku lakukan ketika aku sedang menderita. Aku melihat betapa banyak hal buruk bisa dilakukan orang yang sedang menderita. Selama ini aku selalu menggangap rendah orang yang mencuri, orang yang sering berkelahi, orang yang mabuk – mabukan, pemarah, suka menyakiti orang lain atau hewan dan lingkungan. Tapi sekarang aku menyadari, betapa menderitanya ketika mereka melakukan hal tersebut, betapa menderitanya berada dalam keadaan tersebut, dan betapa menderitanya hal yang memaksa mereka melakukan hal tersebut. Betapa mereka ingin melakukan banyak kebaikan, namun dunia seperti tidak berpihak pada mereka. Yang aku alami masih sangat sederhana, namun aku merasa dampak yang sangat besar terjadi padaku.

Aku menyadari penderitaan yang mengawali, mendampingi dan yang akan ku alami dari kemarahan tersebut. Aku akan sebisa mungkin mencoba untuk tidak marah, dan berusaha meringankan penderitaan yang sedang dialami orang lain. Aku akan berusaha dengan rajin agar menjadi orang yang memiliki kestabilan mental dan memiliki kapasitas untuk meringankan penderitaan orang lain.